Sabtu, 4 April 2026 – 05:30 WIB
Surabaya, VIVA – Jakarta LavAni Livin Transmedia langsung mengirim sinyal kuat dalam perburuan gelar Proliga 2026. Tampil di laga pembuka final four seri Surabaya, tim milik Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono itu tampil dominan saat membungkam Jakarta Garuda Jaya dengan skor telak 3-0.
Bermain di Jawa Pos Arena, Surabaya, Jumat 3 April 2026, LavAni menang meyakinkan dengan skor 25-17, 25-20, dan 25-17. LavAni tampil dominan sejak set pertama dan mampu menjaga keunggulan hingga menutup pertandingan dalam tiga set langsung.
Pada set pertama, LavAni langsung menekan sejak awal melalui serangan-serangan cepat yang membuat Garuda Jaya kesulitan mengembangkan permainan. LavAni sempat unggul cukup jauh sebelum Garuda Jaya memperkecil ketertinggalan di poin-poin akhir. Namun, LavAni tetap mampu menjaga keunggulan hingga menutup set pertama dengan skor 25-17.
Memasuki set kedua, pertandingan berjalan lebih ketat. Garuda Jaya mencoba bangkit dengan mengandalkan setter asing baru mereka, Movsar Bataev, sejak awal set. Perubahan ini sempat membuat permainan Garuda Jaya lebih hidup dan bahkan mampu unggul di awal set kedua.
Namun, LavAni yang tampil lebih berpengalaman perlahan mampu keluar dari tekanan. Melalui kombinasi serangan Taylor Sander, Boy Arnez, dan Dimas Saputra, LavAni membalikkan keadaan di pertengahan set sebelum akhirnya kembali mengamankan set kedua dengan skor 25-20.
Pada set ketiga, Garuda Jaya justru banyak melakukan kesalahan sendiri di awal pertandingan. Situasi ini dimanfaatkan LavAni untuk langsung unggul jauh. Setelah memimpin dengan selisih poin yang cukup lebar, LavAni tak memberi kesempatan Garuda Jaya untuk bangkit dan menutup set ketiga dengan skor 25-17 sekaligus memastikan kemenangan 3-0.
Meski menang telak, kubu LavAni mengakui performa tim belum sepenuhnya maksimal. Asisten pelatih LavAni, Erwin Rusni, menyoroti masih banyaknya kesalahan yang perlu diperbaiki.
“Set kedua tadi anak-anak juga banyak salah, tetapi itu nanti kita perbaiki. Semoga laga berikutnya lawan Samator bisa lebih baik,” ujar Erwin usai lagai dikutip Antara.
Hal senada disampaikan kapten tim Dio Zulfikri. Ia menilai performa timnya belum sepenuhnya sesuai dengan skema permainan yang diinginkan.
Halaman Selanjutnya
“Beberapa kali receive kita tidak berjalan dengan baik,” kata Dio.












