Minggu, 3 Mei 2026 – 06:46 WIB
Jakarta, VIVA – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengingatkan jamaah haji untuk membayar dam melalui mekanisme resmi yang ditetapkan oleh Pemerintah Arab Saudi. Dam adalah denda yang wajib dibayar oleh anggota jamaah haji karena melanggar larangan atau meninggalkan kewajiban dalam berhaji.
Kepala Biro Humas Kemenhaj Moh, Hasan Afandi mengungkapkan, kewajiban untuk membayar dam antara lain berlaku bagi mereka yang menunaikan haji tamattu’, yakni melakukan ritual ibadah umrah lebih dahulu kemudian melaksanakan ibadah haji karena datang ke Tanah Suci pada awal waktu.
“Jamaah yang akan melakukan pembayaran dam di Arab Saudi wajib menggunakan Adhahi. Kami mengingatkan agar tidak melakukan pembayaran di luar mekanisme resmi, termasuk membeli sendiri hewan di pasar,” kata Hasan dalam keterangan persnya di Jakarta dikutip Minggu 3 Mei 2026..
Hasan menyampaikan bahwa penyelenggaraan pelayanan ibadah haji hingga hari operasional ke-12 berjalan lancar, baik dalam pemberangkatan, kedatangan, maupun pergerakan jamaah dari Madinah menuju Makkah di Arab Saudi.
Menurut dia, sampai Jumat (1/5) sebanyak 175 kelompok terbang (kloter) yang mencakup 68.082 anggota jamaah haji dan 697 petugas kloter telah diberangkatkan ke Tanah Suci.
Sebanyak 165 kloter yang meliputi 64.129 anggota jamaah haji dan 657 petugas tercatat sudah tiba di Kota Madinah dan 19 kloter yang terdiri atas 7.387 anggota jamaah haji dan 76 petugas telah tiba di Kota Makkah.
Hasan menyampaikan bahwa petugas disiagakan di seluruh titik layanan guna memastikan pergerakan jamaah dari Madinah menuju ke Makkah berjalan lancar dan aman. “Seluruh proses terus kami kawal agar berjalan aman, tertib, dan nyaman bagi jamaah,” katanya.
Dia menyampaikan bahwa pemerintah juga menyiagakan petugas kesehatan untuk melayani jamaah haji Indonesia.
Menurut data Kemenhaj, di antara jamaah haji Indonesia ada 5.576 orang yang menjalani rawat jalan, 105 orang yang dirujuk ke Kantor Kesehatan Haji Indonesia, dan 125 orang yang dirujuk ke rumah sakit Arab Saudi. Sebanyak 39 orang tercatat masih menjalani perawatan di rumah sakit Arab Saudi karena mengalami masalah kesehatan.
Anggota jamaah haji Indonesia yang meninggal tercatat bertambah dua menjadi total tujuh orang. Kemenhaj mengimbau jamaah Indonesia tidak membawa barang berlebihan, memperbanyak minum air putih, mengatur waktu ke masjid, dan menjaga kesehatan agar stamina tetap terjaga sampai pelaksanaan ibadah haji selesai.












