Minggu, 3 Mei 2026 – 07:42 WIB
Jakarta, VIVA – Kabar mengejutkan datang dari pedangdut ternama Dewi Perssik yang baru-baru ini meluapkan kemarahannya atas beredarnya isu hoaks yang menyebut dirinya telah meninggal dunia. Informasi tidak benar tersebut ramai beredar di berbagai platform media sosial dan dinilai sudah sangat meresahkan.
Artis yang akrab disapa Depe itu akhirnya angkat bicara setelah sejumlah akun diduga secara sengaja menyebarkan narasi palsu mengenai kematiannya. Tidak sekadar unggahan biasa, beberapa akun bahkan diketahui melakukan siaran langsung secara bergantian, membahas kronologi kematian Dewi Perssik akibat kecelakaan mobil.
Dalam siaran tersebut, ditampilkan pula foto sang artis dengan tambahan tulisan bernuansa duka, seolah-olah kabar tersebut benar adanya.
Padahal, kondisi Dewi Perssik dalam keadaan sehat. Ia mengaku sangat terganggu dengan cara penyebaran hoaks yang dinilai terstruktur dan berulang.
Situasi ini semakin memancing emosinya ketika dirinya sempat masuk ke salah satu siaran langsung yang membahas isu tersebut.
“Beberapa akun live secara massal ngomongin kronologi meninggalnya saya. Kalau dibikin konten nggak apa-apa, cuma kalau dibikin live kan kesal ya,” kata Dewi Perssik, mengutip tayangan YouTube, Minggu 3 Mei 2026.
Alih-alih mendapatkan klarifikasi atau penghentian siaran, Dewi Perssik justru menerima perlakuan tidak menyenangkan. Ia mengungkapkan bahwa dirinya malah dihina oleh para pelaku dengan sebutan yang tidak pantas, yang semakin memperparah situasi.
Menurut penuturannya, ada sekitar 16 akun yang terlibat dalam penyebaran hoaks ini. Para pelaku diduga telah mengatur jadwal siaran secara sistematis agar isu tersebut terus beredar tanpa henti di media sosial. Hal inilah yang membuat kabar palsu tersebut cepat menyebar dan menimbulkan keresahan di kalangan penggemar.
Kejadian ini rupanya tidak berlangsung singkat. Selama tiga hari berturut-turut, isu kematian tersebut terus digaungkan. Dewi Perssik mengaku awalnya memilih untuk bersabar dan tidak menanggapi, namun lama-kelamaan kesabarannya habis.
“Aku tuh satu kali, dua kali, tiga kali sudah aku diemin. Sampai dibilang meninggal,” ujarnya.
Merasa dirugikan secara moral dan profesional, mantan istri Aldi Taher itu kini mengambil langkah tegas. Ia menyatakan telah mengumpulkan sejumlah bukti berupa rekaman siaran langsung dari akun-akun yang terlibat sebagai dasar untuk melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian.












