Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Nasional

Pernah Dikritik DPR hingga Dipercaya Jadi Kalemdiklat Polri

11
×

Pernah Dikritik DPR hingga Dipercaya Jadi Kalemdiklat Polri

Sebarkan artikel ini
Example 468x60


Sabtu, 9 Mei 2026 – 16:39 WIB

Example 300x600

VIVA – Nama Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi Ridwan Zulkarnain Panca Putra Simanjuntak menjadi sorotan setelah dipercaya menempati posisi strategis sebagai Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan atau Kalemdiklat Polri dalam mutasi besar-besaran yang dilakukan Kapolri pada Mei 2026.


img_title


Kapolda Minta Maaf soal Salah Tangkap Ketua NasDem Sumut: 4 Personel Sudah Kita Tahan

Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/960/V/KEP./2026 tertanggal 7 Mei 2026. Dari total 108 perwira tinggi dan perwira menengah yang digeser, nama RZ Panca menjadi salah satu yang paling mencuri perhatian karena mendapat promosi di salah satu posisi penting di institusi kepolisian.

Sosok yang akrab disapa Panca itu bukan nama baru di tubuh Polri. Kariernya panjang, penuh dinamika, sekaligus tak lepas dari kontroversi.


img_title


Viral Pengakuan Bandar Narkoba Setoran ke Oknum Polisi di Sumut, Kapolda: Tanpa Ampun!

Karier Panca selama ini dikenal identik dengan dunia reserse. Lulusan Akademi Kepolisian 1990 itu lahir di Balige, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, pada 19 Januari 1969. Sejak awal berdinas, ia banyak ditempatkan di posisi yang berkaitan dengan penanganan kasus kriminal hingga tindak pidana khusus.

Perjalanannya di kepolisian dimulai dari level daerah. Ia pernah menjabat Kapolres Banyumas sebelum kemudian dipercaya menjadi Kapolres Tegal. Kariernya terus menanjak ketika ditempatkan sebagai Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Tengah.


img_title


Kapolda Sumut Ajak Masyarakat Ikut Sukseskan PON 2024: Mari Kita Bekerja Sama

Tak lama berselang, Panca dipercaya memimpin Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kalimantan Tengah. Jabatan itu menjadi salah satu batu loncatan penting yang memperkuat reputasinya sebagai polisi berlatar belakang penyidik.

Namun perjalanan kariernya tidak hanya berada di lapangan. Pada 2013 hingga 2017, ia sempat bertugas di lingkungan pendidikan Polri sebagai dosen utama di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian Lemdiklat Polri. Dari sana, namanya mulai dikenal di level nasional.

Karier Panca makin moncer ketika ditarik ke Badan Reserse Kriminal Polri dan mengisi posisi Wakil Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri. Tidak lama kemudian, ia mendapat kepercayaan untuk bergabung dengan Komisi Pemberantasan Korupsi sebagai Direktur Penyidikan KPK.

Di KPK, Panca ikut menangani sejumlah perkara besar. Salah satu yang sempat menyita perhatian publik adalah kasus dugaan tindak pidana pencucian uang Tubagus Chairi Wardana hingga perkara korupsi di PT Garuda Indonesia. Dalam rentang waktu yang relatif singkat, ia disebut terlibat dalam puluhan operasi tangkap tangan.

Halaman Selanjutnya





Source link

Example 300250
Example 120x600