Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Nasional

Putri Poppy Dharsono Gelar Pameran Lukisan, Meski Disabilitas Mampu Hasilkan Puluhan Karya

12
×

Putri Poppy Dharsono Gelar Pameran Lukisan, Meski Disabilitas Mampu Hasilkan Puluhan Karya

Sebarkan artikel ini
Example 468x60


Senin, 14 Juli 2025 – 16:57 WIB

Example 300x600

Jakarta, VIVA – Pelukis Gadis Dharsono yang juga merupakan putri dari Ketua Asosiasi Perancang dan Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) sekaligus desainer, Poppy Dharsono, menggelar acara pameran bertajuk Joy in Color. 

Baca Juga :


5 Cara Memilih Lukisan yang Cocok untuk Setiap Ruangan di Rumah

Pameran tersebut berlangsung di Institut Francais Indonesie (IFI) Wijaya, Jakarta Selatan, mulai dari tanggal 11-26 Juli 2025. Gadis yang merupakan seniman lukis berkebutuhan khusus, memamerkan 77 karyanya di gelaran tersebut. Lukisan-lukisan itu menampilkan beragam figur, mulai dari gedung, rumah, menara Eiffel, kucing, manusia, pemandangan, bunga, hingga ikan. Scroll untuk info lengkapnya, yuk!

Poppy Dharsono sebagai seorang ibu merasa sangat senang dan bangga lantaran Gadis bisa menggelar acara pameran lukisan

Baca Juga :


Gelar Lomba Melukis-Mewarnai Anak dan Difabel, Bukti Polri Tidak Diskriminasi

“Saya sangat berbahagia karena inilah waktunya Gadis bisa secara total memamerkan eskpresi-ekspresi dialognya dia, baik dengan dirinya sendiri maupun dengan dunia luar,” kata Poppy Dharsono di IFI Wijaya. 

“Sebagai ibu yang ingin memberi yang terbaik kepada putra putrinya,” tambahnya. 

Baca Juga :


Denny JA Lahirkan Genre Lukisan Imajinasi Nusantara

Diungkap Poppy, pengalaman menggelar pameran tentu saja akan mejadi hal luar biasa bagi Gadis. Ia menyaksikan langsung bagaimana anak perempuannya itu merasa bahagia sampai terharu.  

“Yang penting buat saya dia memiliki pengalaman di mana dia, ini adalah karyanya dia, jadi rasa bangganya dia saya lihat tadi dia wah terharu,” katanya. 

Poppy menjelaskan, Gadis sudah mulai melukis sejak tahun 2008. Lukisan-lukisan yang ditampilkan dalam pameran tersebut terdiri dari karya baru dan juga karya lama yang sudah dikurasi.

“Karya lama juga. Jadi dipilih dari 15 tahun. Jadi prosesnya berbeda, ada (menampilkan) kembang, kemudian ada rumah, ada muka, ada Paris di situ,” kata Poppy.

“Gurunya pasti tentu ada arahan-arahannya ya (saat Gadis melukis), kalau saya hanya bilang ‘Gadis kalau bikin hidung itu gini, harus gini’ ya dia punya rasa sendiri. Ya balik lagi ke keinginannya dia,” tambahnya. 

Pada pameran lukisan perdana tersebut, Gadis berkomitmen penuh untuk tetap menguatkan ekosistem disabilitas dengan menyumbangkan seluruh hasil penjualan karya lukisnya kepada teman-teman disabilitas paling membutuhkan. 

“Semoga pameran ini bukan hanya pencapaian pribadi Gadis, tetapi juga menjadi pengingat bahwa manusia dengan segala kekhasannya punya hak untuk bersuara. Lewat seni, Gadis telah bersuara,” kata Poppy Dharsono.

Halaman Selanjutnya





Source link

Example 300250
Example 120x600