Kamis, 8 Januari 2026 – 13:28 WIB
VIVA – Penemuan ratusan kantong berisi jasad manusia di sekitar Stadion Akron, Jalisco, membuat geger warga menjelang digelarnya Piala Dunia 2026 di negara tersebut.
Stadion Akron atau Estadio Akron di Zapopan dijadwalkan menjadi salah satu venue resmi Piala Dunia 2026. Namun, temuan 456 kantong berisi jasad manusia di wilayah sekitarnya memperkuat kekhawatiran lama soal dominasi kejahatan terorganisir dan krisis orang hilang yang terus memburuk di negara bagian Jalisco.
Penemuan tersebut menegaskan bahwa persoalan kuburan rahasia dan tumpukan kasus forensik belum sepenuhnya tertangani, bahkan ketika sorotan dunia mulai tertuju ke wilayah tersebut.
Sejak 2022, kelompok pencarian di Jalisco secara konsisten menemukan ratusan kantong berisi sisa-sisa manusia di sekitar Stadion Akron. Penemuan terbaru terjadi pada September 2025, ketika keluarga orang hilang bersama otoritas setempat melakukan penggalian, yang kemudian berlanjut hingga November.
Berdasarkan laporan IB Times, salah satu titik dengan jumlah temuan terbesar berada di kawasan Las Agujas. Di lokasi ini, para pekerja konstruksi yang tengah membangun perumahan menemukan sekitar 290 kantong berisi sisa jasad manusia.
Sementara itu, di area pemakaman dekat Estadio Akron, sekitar 130 jenazah ditemukan dalam rentang waktu 2018 hingga 2022.
Temuan lainnya tercatat di wilayah Nextipac dan Plan de la Noria, dengan total 89 kantong berisi sisa manusia pada periode yang sama. Di Arroyo Hondo, yang juga berada di Zapopan, tercatat 48 kantong.
Situs-situs tersebut memperlihatkan pola kekerasan yang berlangsung bertahun-tahun, dengan kondisi jasad yang beragam, mulai dari tubuh utuh, fragmen, hingga kerangka.
Kelompok pencarian dan otoritas setempat mengaitkan temuan ini dengan aktivitas kelompok kriminal terorganisir. Kartel yang beroperasi di wilayah tersebut diduga berada di balik praktik penghilangan paksa dan pembunuhan. Ancaman terhadap tenaga forensik juga sempat terjadi, mencerminkan kuatnya pengaruh kartel dalam menentukan jenazah mana yang boleh ditemukan dan mana yang tetap disembunyikan.
Kartel Generasi Baru Jalisco disebut telah membangun dominasi yang signifikan, menjadikan Jalisco sebagai salah satu pusat kekerasan di Meksiko. Data resmi menunjukkan, Jalisco menempati posisi kedua nasional dalam jumlah orang hilang, dengan total 14.095 kasus tercatat. Angka ini menempatkannya sejajar dengan negara bagian lain yang juga memiliki tingkat kehilangan tinggi, seperti Negara Bagian Meksiko, Tamaulipas, Veracruz, dan Nuevo León.












