Sabtu, 18 April 2026 – 18:10 WIB
VIVA – Direktur Operasional I League, Asep Saputra, menegaskan hingga saat ini belum ada kepastian dari AFC terkait peluang penambahan slot bagi klub Indonesia di kompetisi Asia musim depan.
“Keputusan akhir itu baru disampaikan AFC setelah mereka menggelar AFC Competitions Committee Meeting,” ujar Asep kepada awak media saat Water Break PSSI Press di GBK Arena, Jakarta, Kamis 16 April 2026.
Isu penambahan slot muncul setelah AFC mengumumkan peningkatan jumlah peserta di ajang AFC Champions League Elite. Jumlah kontestan yang sebelumnya 24 tim akan bertambah menjadi 31 tim pada musim mendatang.
Meski demikian, hingga kini AFC belum merinci pembagian tambahan slot tersebut kepada masing-masing negara anggota. Kondisi ini memunculkan spekulasi, termasuk peluang Indonesia mendapat jatah tambahan.
Duel Lion City Sailors vs Persib Bandung
Asep menegaskan pihaknya memilih menunggu kepastian resmi sebelum mengambil langkah lebih lanjut. Ia juga memastikan I.League tetap mengacu pada regulasi yang berlaku saat ini.
“Jadi, mungkin kita juga belum tahu kapannya, apakah penambahan jumlah ini akan berdampak untuk slot ACL. Kita tidak mau berspekulasi. Kita tunggu saja,” tambahnya.
Untuk musim 2026/2027, Indonesia masih mengacu pada entry regulation AFC yang berlaku. Berdasarkan aturan tersebut, Indonesia hanya memiliki jatah satu play-off di ACL 2 dan satu play-off di AFC Challenge League.
Asep menyebut peluang perubahan slot baru akan terlihat pada musim berikutnya, tergantung pada posisi Indonesia dalam peringkat AFC yang akan diperbarui dalam waktu dekat.
“Untuk kompetisi 2027/28, kita tunggu ranking terakhir kita di AFC pada bulan Mei. Itu untuk menentukan slot ke depannya,” tandasnya.












