Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Nasional

Cegah Kasus YTR Terulang, KDM Minta RT/RW Foto dan Minta KTP Warga Pendatang Penghuni Kosan-Kontrakan

2
×

Cegah Kasus YTR Terulang, KDM Minta RT/RW Foto dan Minta KTP Warga Pendatang Penghuni Kosan-Kontrakan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60


Selasa, 30 Juni 2026 – 00:07 WIB

Example 300x600

Bandung, VIVA – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) meminta seluruh jajaran RT dan RW memperkuat pendataan warga, termasuk penghuni rumah kos dan kontrakan, sebagai langkah pencegahan terhadap tindak kriminal di lingkungan permukiman.


img_title


Dedi Mulyadi Rilis CCTV Taufik Hidayat Datangi Gedung Pakuan Subuh 23 Juni Sebelum Ditangkap

Kebijakan tersebut disampaikan Dedi menyusul kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap seorang perempuan berinisial YTR (29) di Kabupaten Bandung yang belakangan menjadi perhatian publik.

“Setiap rumah kos dan kontrakan, setiap orang yang datang ke situ harus difoto dan dilampirkan KTP, lalu disetorkan ke sistem data yang ada di RT dan RW. Ini juga untuk mencegah adanya terorisme yang biasa terjadi di kontrakan,” kata Dedi di Bandung, Senin.


img_title


Donasi untuk YTR Tembus Rp2,5 Miliar, Hotman Paris Buka Wacana Sebagian Dana Disalurkan ke Hal Lain?

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi tanggung biaya pengobatan YTR

Photo :

  • Kolase VIVA/ Tangkapan Layar YouTube Kang Dedi Mulyadi, tvOnenews

Menurut Dedi, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menerbitkan surat edaran yang mengatur digitalisasi pendataan warga dan penertiban administrasi penghuni rumah sewa melalui sistem lingkungan yang dikelola RT dan RW.


img_title


Komnas Perempuan Beri Klarifikasi Terkait Kasus Dugaan Penyekapan dan Penganiayaan YTR di Bandung

Ia menilai kasus yang menimpa YTR menunjukkan masih lemahnya tata kelola lingkungan pada tingkat paling bawah, termasuk menurunnya budaya pelaporan tamu dan pendataan penduduk pendatang.

“RT dan RW sekarang sudah tidak terbiasa lagi mendata tamu yang datang ke lingkungannya. Tradisi lapor 1×24 jam sudah mulai hilang,” ujarnya.

Selain memperkuat sistem pendataan lingkungan, Dedi juga mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi aktivitas anak, baik dalam pergaulan maupun komunikasi dengan pihak lain.

“Hari ini kita melihat begitu bebasnya pasangan yang masih di bawah umur tanpa pengawasan orang tua,” katanya.

Terkait penanganan korban, Dedi memastikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menjamin seluruh kebutuhan pelayanan kesehatan YTR hingga pulih.

“Berdasarkan catatan keuangan yang saya miliki sampai hari ini, maka dibutuhkan dalam dua minggu ini sebesar Rp1 miliar. Kami menyiapkannya, tidak usah lagi mencari donasi ke sana kemari,” katanya.

Selain itu, Dedi telah menyerahkan bantuan sebesar Rp250 juta kepada keluarga korban dalam bentuk tabungan untuk membantu pemulihan dan menjamin masa depan korban.

Dana tersebut sebelumnya disiapkan sebagai hadiah sayembara bagi masyarakat yang berhasil membantu menemukan pelaku. Setelah tersangka berhasil ditangkap, seluruh pihak sepakat bantuan tersebut dialihkan kepada korban.

Halaman Selanjutnya





Source link

Example 300250
Example 120x600