Rabu, 24 Juni 2026 – 09:30 WIB
VIVA – Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, mengakui timnya kesulitan menembus pertahanan rapat Ghana setelah kedua tim bermain imbang tanpa gol pada laga kedua Grup L Piala Dunia 2026 di Stadion Boston, Amerika Serikat, Rabu 24 Juni 2026.
Menurut Tuchel, disiplin dan kekuatan fisik para pemain Ghana menjadi faktor utama yang membuat Inggris gagal mencetak gol meski mendominasi pertandingan.
Inggris tampil menguasai jalannya laga dengan mencatatkan 79 persen penguasaan bola dan melepaskan 19 tembakan. Namun, The Three Lions tetap gagal memanfaatkan dominasi tersebut untuk mengamankan tiga poin.
Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel
Tuchel memberikan apresiasi kepada Ghana yang menerapkan strategi bertahan dengan sangat disiplin sepanjang pertandingan. Ia menilai lawannya menunjukkan performa fisik yang luar biasa sehingga menyulitkan para pemain Inggris menemukan ruang di area pertahanan.
“Pujian untuk mereka. Saya jarang melihat performa fisik seperti itu dari sebuah tim. Mereka bertahan sangat dalam dengan 10 pemain sehingga menyulitkan kami. Mereka sangat disiplin dan sangat kuat secara fisik di setiap posisi,” kata Tuchel seperti dikutip dari FIFA, Rabu.
Pelatih asal Jerman itu menjelaskan bahwa timnya harus bekerja keras untuk menemukan ritme permainan sambil tetap menjaga keseimbangan agar tidak lengah terhadap serangan balik Ghana.
Menurut Tuchel, situasi tersebut membuat Inggris tidak bisa langsung meningkatkan tempo permainan sesuai rencana karena harus mempertimbangkan ancaman yang bisa datang dari lawan.
“Semua menjadi tanggung jawab kami untuk menemukan ritme permainan. Pada saat yang sama, kami harus berhati-hati agar tidak kebobolan lewat serangan balik,” ujarnya.
Tuchel juga menilai pendekatan permainan yang diterapkan Ghana menjadi penyebab utama Inggris gagal meraih kemenangan pada pertandingan tersebut. Ia menghormati strategi yang dipilih lawannya meskipun berbeda dengan pendekatan yang diterapkan Inggris.
“Mereka merayakan hasil 0-0 seperti sebuah kemenangan. Itu menunjukkan perbedaan pendekatan kedua tim dan saya menghormatinya,” kata Tuchel.
Meski tidak berhasil mencetak gol, Tuchel tetap melihat sejumlah perkembangan positif dalam permainan timnya. Ia menilai masuknya sejumlah pemain pengganti pada babak kedua memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap intensitas serangan Inggris.











