Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Nasional

Polisi Lakukan Penyekatan di Beberapa Titik, Cegah Pelajar Ikut Turun ke Demo BEM UI di Mabes Polri

10
×

Polisi Lakukan Penyekatan di Beberapa Titik, Cegah Pelajar Ikut Turun ke Demo BEM UI di Mabes Polri

Sebarkan artikel ini
Example 468x60


Jumat, 27 Februari 2026 – 11:35 WIB

Example 300x600

Jakarta, VIVA – Polda Metro Jaya tak hanya menyiagakan ribuan personel untuk mengawal aksi Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) di depan Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat siang, 27 Februari 2026.


img_title


Mabes Polri Dijaga 3.093 Personel Saat BEM UI Gelar Aksi Siang Ini

Aparat juga bakal melakukan penyekatan di sejumlah titik guna mencegah pelajar SMA dan sederajat ikut terseret dalam demonstrasi. Langkah ini diambil berkaca pada sejumlah aksi sebelumnya yang kerap diikuti massa di luar elemen mahasiswa. Polisi ingin memastikan unjuk rasa benar-benar diikuti sesuai izin yang diajukan.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto menyampaikan bahwa 13 polres jajaran di bawah komando Polda Metro Jaya turut dilibatkan dalam skema pengamanan dan penyekatan tersebut.


img_title


BEM UI Geruduk Mabes Polri! Tuntut Bripda Mesias Dihukum Berat Hingga Copot Kapolri

”Selain dari pelayanan aksi yang dilaksanakan di on the spot ini, kami juga (bersama) 13 polres jajaran dan komponen masyarakat terlibat dalam melakukan penyekatan,” tuturnya.

Budi menegaskan, pihaknya sudah menyampaikan imbauan kepada kampus dan elemen mahasiswa agar aksi murni diikuti mahasiswa, tanpa melibatkan pihak lain.


img_title


Brimob Diminta Angkat Kaki Dari Masyarakat Pasca Kasus Bripda Mesias Siahaya, Respons Polri Sungguh Tak Terduga

”Kami juga sudah memberikan imbauan kepada elemen mahasiswa, kampus, apabila dalam melaksanakan penyampaian pendapat itu murni dari mahasiswa. Tidak melibatkan golongan-golongan tertentu, saya sampaikan saja golongan-golongan tertentu yang menunggangi dalam setiap kegiatan penyampaian pendapat,” kata dia.

Menurut dia, kehadiran pihak-pihak yang “menunggangi” aksi justru berpotensi mencederai substansi demonstrasi dan memicu kericuhan.

”Akhirnya itu dapat mencoreng, mencoreng aksi yang disampaikan oleh orang yang seharusnya dilindungi oleh undang-undang dan konstitusi. Tapi, cacat karena ada tunggangan-tunggangan. Makanya polda, Polres jajaran juga melakukan penyekatan,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, ribuan personel kepolisian disiagakan untuk mengawal aksi unjuk rasa Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) yang akan digelar di depan Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat siang, 27 Februari 2026.

Tak tanggung-tanggung, sebanyak 3.093 personel diterjunkan Polda Metro Jaya guna memastikan demo bertajuk kritik atas kasus tewasnya siswa MTsN 1 Maluku Tenggara, Arianto Tawakal (14), berjalan kondusif. Seperti diketahui, kasus tersebut menyeret anggota Brimob, Bripda Mesias Siahaya, yang kini telah berstatus tersangka dan dijatuhi sanksi etik.

Halaman Selanjutnya





Source link

Example 300250
Example 120x600