Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Nasional

Program Digitalisasi Pembelajaran Jangkau 288.865 Sekolah, Wilayah 3T Diperkuat

4
×

Program Digitalisasi Pembelajaran Jangkau 288.865 Sekolah, Wilayah 3T Diperkuat

Sebarkan artikel ini
Example 468x60


Jumat, 3 Juli 2026 – 10:07 WIB

Example 300x600

Jakarta, VIVA – Pemerintah terus menunjukkan kemajuan signifikan dalam meningkatkan program digitalisasi pembelajaran, termasuk hingga ke wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).


img_title


Kebut Digitalisasi Pembelajaran, Pemerintah Targetkan 16.557 Sekolah Terkoneksi Internet di 2026

Kepala Badan Komunikasi (Bakom RI), Muhammad Qodari, mengatakan program digitalisasi pembelajaran terus menunjukkan perkembangan selama dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Tidak hanya memperluas distribusi perangkat, pemerintah juga mendorong pemanfaatan teknologi agar semakin terintegrasi dalam proses belajar mengajar.

“Program ini telah menjangkau ratusan ribu satuan pendidikan di seluruh Indonesia,” kata Qodari dalam konferensi pers Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) di Kantor Bakom, Jakarta, dikutip Jumat, 3 Juli 2026.


img_title


Jamin Kesejahteraan di Masa Tua, Pemerintah Siapkan Skema Dana Pensiun untuk Atlet

Berdasarkan data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), pada 2025, sebanyak 288.865 satuan pendidikan telah menerima Papan Interaktif Digital (PID) beserta perangkat pendukung lainnya seperti laptop dan hard disk eksternal.

Selain itu, sebanyak 8.265 satuan pendidikan memperoleh dukungan internet dan 2.389 satuan pendidikan menerima dukungan listrik. Pemerintah juga telah melatih 33.156 guru dan tenaga kependidikan, serta mengembangkan 2.856 konten pembelajaran digital guna mendukung pemanfaatan perangkat secara optimal.


img_title


Pemerintah Targetkan Penciptaan 3,49 Juta Lapangan Kerja Baru di Tahun 2027

Pada 2026 ini, pemerintah terus menyiapkan proses pengadaan PID sambil mendampingi sekolah serta menyusun konten pembelajaran digital. Langkah ini dilakukan untuk mengoptimalkan pemanfaatan perangkat yang telah diterima sekaligus menyiapkan ekosistem pemanfaatan PID pada tahun ini.

“Sebanyak 99,5 persen siswa menyatakan pembelajaran menggunakan PID jauh lebih menarik. Dari sisi pemahaman materi, 98 persen siswa mengaku memahami materi yang diajarkan,” kata Qodari menyampaikan hasil evaluasi dari Kemendikdasmen atas implementasi program ini.

Dari sisi guru, tambahnya, mayoritas mulai beralih ke metode pembelajaran yang lebih interaktif dan variatif. Guru juga melaporkan bahwa murid menjadi lebih aktif dan antusias di kelas.

*Diperkuat di Wilayah 3T*

Qodari juga memastikan pemerintah terus memberikan perhatian khusus kepada masyarakat di daerah 3T agar manfaat digitalisasi pembelajaran tidak hanya dinikmati di wilayah perkotaan.

Berdasarkan data Kemendikdasmen per 29 Juni 2026, Program Digitalisasi Pembelajaran di wilayah 3T pada 2025 telah menjangkau 13.838 sekolah yang mencakup seluruh jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, SD, SMP, SMA, SMK, Sekolah Luar Biasa (SLB), Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), hingga Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

Halaman Selanjutnya





Source link

Example 300250
Example 120x600