Senin, 29 Juni 2026 – 18:56 WIB
VIVA – Permasalahan finansial kembali menghantui Semen Padang. Sejumlah mantan pemain klub berjuluk Kabau Sirah itu kompak menyuarakan tuntutan atas gaji yang hingga kini belum mereka terima, meski kontrak mereka sudah resmi berakhir.
Nama-nama seperti Ronaldo Kwateh, Irsyad Maulana, hingga Dimas Roni secara terbuka mengungkapkan kekecewaan melalui media sosial. Mereka mengaku masih memiliki hak yang belum dibayarkan oleh manajemen Semen Padang setelah berakhirnya musim Super League 2025/2026.
Ronaldo Kwateh menjadi salah satu pemain yang pertama angkat bicara. Lewat Instagram Story pada Senin, 29 Juni 2026, pemain berusia 21 tahun itu mengungkapkan bahwa dirinya bersama sejumlah rekan telah menyelesaikan seluruh kewajiban sebagai pesepak bola profesional.
“Per tanggal 1 Juni 2026, kontrak kami sebagai pemain Semen Padang FC musim 2025/2026 telah berakhir,” tulis Ronaldo.
Ia kemudian mengungkap fakta yang mengejutkan.
“Kami telah menjalankan seluruh kewajiban kami sebagai pemain profesional hingga kompetisi selesai. Namun hingga hari ini, masih terdapat tiga bulan gaji yang menjadi hak kami yang belum dibayarkan dan sudah terlambat tujuh bulan sampai hari ini,” lanjutnya.
Tak hanya Ronaldo, Irsyad Maulana dan Dimas Roni juga mengalami persoalan serupa. Keduanya dikabarkan masih memiliki tunggakan gaji selama dua bulan yang belum diselesaikan oleh klub.
Para pemain berharap manajemen Semen Padang segera memenuhi kewajibannya. Mereka menilai penyelesaian masalah ini tidak seharusnya terus berlarut-larut, mengingat kontrak mereka telah berakhir.
Kasus keterlambatan pembayaran gaji ini pun bukan menjadi yang pertama kali dialami Semen Padang. Persoalan serupa sebelumnya juga sempat mencuat dan kini kembali menjadi sorotan publik setelah para mantan pemain memilih menyampaikan keluhan mereka secara terbuka












