Sabtu, 9 Mei 2026 – 11:39 WIB
VIVA – Aurelien Tchouameni menyampaikan permintaan maaf secara terbuka usai terlibat pertikaian dengan rekan setimnya, Federico Valverde, dalam sesi latihan Real Madrid pada Kamis, 7 Mei 2026.
Melalui pernyataan di media sosial pribadinya pada Jumat 8 Mei 2026, Tchouameni mengakui insiden tersebut tidak dapat diterima dan telah mencoreng citra klub.
“Apa yang terjadi pekan ini dalam latihan tidak dapat diterima – saya mengatakan ini sambil memikirkan contoh yang diharapkan dari kita bagi kaum muda, baik dalam sepak bola maupun di sekolah,” tulis Tchouameni.
Gelandang asal Prancis tersebut menegaskan konflik seharusnya diselesaikan dengan kepala dingin. Ia juga menyebut rasa frustrasi atas perjalanan musim ini bukan alasan untuk membenarkan tindakan yang terjadi.
“Yang terpenting, saya minta maaf atas citra yang kami tampilkan tentang klub ini. Saya tahu para penggemar, staf, rekan-rekan setim saya, manajemen, semua orang sangat kecewa dengan bagaimana musim ini berjalan. Tetapi rasa frustrasi tidak bisa membenarkan semuanya,” lanjutnya.
Tchouameni juga mengakui insiden seperti itu tidak pantas terjadi di klub sebesar Real Madrid yang selalu menjadi sorotan publik sepak bola dunia.
“Insiden-insiden ini, meskipun bisa terjadi di ruang ganti mana pun, tidak pantas bagi Real Madrid. Terutama karena Real Madrid adalah klub yang paling banyak dibicarakan di dunia,” ujarnya.
Dalam pernyataannya, Tchouameni memilih tidak memperdebatkan siapa yang benar atau salah dalam konflik tersebut. Ia menegaskan menerima keputusan klub dan ingin fokus membantu tim menghadapi sisa musim.
“Saya mengakui sanksi klub dan saya menerimanya,” kata Tchouameni.
Sebagai informasi Real Madrid telah menjatuhkan sanksi denda sebesar 500 ribu euro kepada kedua pemain akibat perkelahian fisik yang terjadi di ruang ganti setelah latihan tim.
Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh Madridista dan berharap tim dapat segera bangkit untuk menghadapi laga El Clasico serta musim berikutnya.












