Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Nasional

Ada 13 Juta Transaksi di E-Commerce, UMKM Terdampak Bencana Sumatera Mulai Bangkit

6
×

Ada 13 Juta Transaksi di E-Commerce, UMKM Terdampak Bencana Sumatera Mulai Bangkit

Sebarkan artikel ini
Example 468x60


Minggu, 10 Mei 2026 – 15:10 WIB

Example 300x600

Jakarta, VIVA – Pemulihan ekonomi di wilayah terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat menunjukkan perkembangan signifkan. Salah satunya dari peningkatan transaksi pelaku UMKM.


img_title


BMKG Ingatkan Potensi Hujan Sangat Lebat di Sejumlah Wilayah Indonesia, Catat Titiknya

Juru Bicara Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR), Amran mengatakan, data pihaknya pada 8 Mei 2026 mencatat kenaikan transaksi UMKM melalui platform e-commerce mencapai 13.209.182.

Rinciannya, di Aceh terdapat sebesar 87.746 transaksi dengan 1.396 produk. Sementara di Sumut tercatat ada 9.781.946 transaksi dengan 631 produk. Adapun di Sumbar tercatat 3.339.490 transaksi dengan 101 produk.


img_title


Dari Dapur Rumah ke Pasar Global, Casa Grata Tampil di Food & Hospitality Asia (FHA) 2026 Bawa Camilan Sehat

“Total transaksi ini menunjukkan peningkatan hingga 77 persen dibandingkan kondisi pada akhir April, saat transaksi UMKM di platform e-commerce baru mencapai 7.461.422 di tiga wilayah terdampak bencana Sumatera tersebut,” kata Amran dalam keterangannya, Minggu, 10 Mei 2026.


img_title


Sebelum Era QRIS dan Mobile Banking, Begini ‘Ribetnya’ Transfer Uang dan Transaksi Zaman Dulu

Capaian peningkatan transaksi UMKM di platform e-commerce ini seiring dengan percepatan penyaluran bantuan stimulan ekonomi, yang diberikan untuk menopang kehidupan ekonomi penyintas bencana di tiga daerah terdampak.

Secara rinci, sebesar Rp 250,48 miliar dari total Rp 254,44 miliar bantuan stimulan ekonomi, telah tersalurkan merata kepada penyintas bencana di Aceh. Kemudian sebesar Rp 53,38 miliar dari total Rp 62,90 miliar, telah tersalurkan masif kepada penyintas bencana di Sumut. Kemudian, sebesar Rp 16,83 miliar dari total Rp 17,74 miliar telah tersalurkan kepada penyintas bencana di Sumbar.

Amran menegaskan, pemulihan ekonomi penyintas bencana menjadi prioritas utama, dalam rehabilitasi dan rekonstruksi bencana Sumatera. Dia mengatakan, aktivitas ekonomi di tiga wilayah terdampak sudah berangsur pulih.

Hal itu seiring dengan dilakukannya pemulihan indikator ekonomi yang terdiri dari pemulihan UMKM, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), dan perbaikan pasar.

“Untuk peningkatan ekonomi sudah kita dorong terus, aktivitas ekonomi sudah hampir tuntas keseluruhan,” ujar Amran.

Sebagai langkah lanjutan, Amran menegaskan bahwa Satgas PRR akan segera menuntaskan perbaikan pasar yang belum tersentuh di tiga daerah terdampak. Langkah ini dilakukan agar roda ekonomi masyarakat di daerah bencana kembali pulih sepenuhnya.

“Di Sumbar sudah 100 persen (pasar). Kemudian di Sumut sudah 98 persen dan di Aceh 89 persen. Jadi tinggal beberapa pasar yang sedang dimaksimalkan agar bisa ditempati secepatnya,” ujarnya. (LAN).

BRI Bawa SALAKU Tembus Pasar Global via Food & Hospitality Asia 2026 di Singapura

BRI UMKM EXPORT berhasil dorong produk olahan buah salak garapan PT Salaku Cara Enak Makan Salak (SALAKU), untuk tampil dalam Food & Hospitality Asia (FHA) 2026 Singapura

img_title

VIVA.co.id

10 Mei 2026





Source link

Example 300250
Example 120x600