Rabu, 13 Mei 2026 – 12:29 WIB
Jakarta, VIVA – Siswi SMA Negeri 1 Pontianak, Josepha Alexandra atau akrab disapa Ocha mengaku terkejut lantaran aksi protesnya dalam Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat (Kalbar) viral di media sosial.
“Saya dan tim sebenarnya tidak menyangka bahwa atensinya bisa sebesar ini dan video yang tersebar juga booming,” ucap Ocha kepada wartawan di Jakarta Rabu, 13 Mei 2026.
Ocha pun menyampaikan rasa terima kasihnya kepada masyarakat, karena menaruh perhatian terhadap dugaan kecurangan yang dia alami.
Viral Juri Lomba Cerdas Cermat di Kalbar Dinilai Dzolimi Peserta, Dalih Artikulasi Jadi Sorotan
Ia berharap agar kasus yang dialaminya bisa menjadikan motivasi dan semangat untuk ke depannya.
“Jadi dari saya dan tim berterima kasih kepada masyarakat atas dukungan dan aspirasi positifnya kepada kami. Semoga hal ini dapat menjadi semangat dan motivasi kami untuk bisa berkembang dan maju lagi ke depannya,” kata dia.
Terpisah, Ketua Komisi II DPR, Rifqinizamy Karsayudha mengungkapkan bahwa juri harus menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.
Politikus Partai Nasdem tersebut beralasan, permintaan maaf dilakukan agar institusi MPR selaku penyelenggara segera pulih.
“Bagi saya ini bukan soal siapa yang menang siapa yang salah. Ini soal angle di mana fair atau tidak fair pelaksanaan lomba ini dilakukan,” tuturnya.
“Dan yang paling penting institusi MPR harus kemudian tetap memposisikan lomba cerdas cermat empat pilar ini sebagai lomba yang prestisius. Dan ini kan jembatan bagi kami yang diberikan kewajiban untuk mensosialisasikan empat pilar kepada masyarakat,” imbuhnya.
Sebelumnya, MPR RI meminta maaf terkait polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) yang belakangan viral.
Permintaan maaf tersebut diunggah melalui akun media sosial instagram resmi @mprgoid pada Selasa, 12 Mei 2026.
“MPR RI melalui Sekretariat Jenderal MPR RI menyampaikan permohonan maaf atas kelalaian dewan juri yang menyebabkan polemik terkait pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI di Provinsi Kalimantan Barat,” tulisnya.
Tak hanya itu, MPR juga menonaktifkan dewan juri dan MC pada acara cerdas cermat tersebut. MPR juga bakal mengevaluasi kegiatan tersebut secara menyeluruh.












