Rabu, 20 Mei 2026 – 23:00 WIB
Jakarta, VIVA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyoroti adanya pergeseran tantangan bangsa, yang sebelumnya berfokus pada persoalan teritorial, namun saat ini pada kedaulatan informasi dan transformasi digital.
“Memasuki tahun 2026, tantangan bangsa telah bergeser dari kedaulatan teritorial menuju kedaulatan informasi dan transformasi digital. Karena itu, peringatan ini menjadi panggilan bagi seluruh elemen masyarakat untuk bersatu menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan talenta muda Indonesia,” ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu, 20 Mei 2026.
Pada peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) yang mengangkat tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, Pramono menjelaskan, perlindungan generasi muda di ruang digital menjadi perhatian penting pemerintah, termasuk melalui penerapan Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak atau PP Tunas.
Untuk itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendukung penuh penerapan PP Tunas, sehingga diharapkan kebijakan ini dapat mengurangi ketergantungan anak-anak terhadap gawai.
Sebagai bentuk dukungan terhadap peraturan tersebut, Pramono juga membuat Peraturan Gubernur (Pergub) sebagai turunan dari Peraturan Pemerintah nomor 17 tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP Tunas).
Menurut dia, dibanding daerah lain di Indonesia, anak-anak di Jakarta relatif lebih melek digital. Untuk itu, peraturan turunan dari PP Tunas dinilai perlu dibuat.
Pembuatan Pergub sebagai turunan dari PP Tunas merupakan salah satu bentuk dukungan dari Pemerintah Jakarta terhadap aturan tersebut. (Ant)












