Kamis, 21 Mei 2026 – 00:05 WIB
Jakarta, VIVA – Deretan barang mewah sitaan milik terpidana korupsi dilepas Kejaksaan Agung (Kejagung) ke publik lewat ajang BPA Fair 2026. Salah satu yang paling menyita perhatian datang dari aset milik Harvey Moeis.
Pada hari kedua pelelangan, Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejagung mulai menjual sejumlah barang sitaan berupa perhiasan hingga kendaraan milik suami artis Sandra Dewi tersebut. Namun, koleksi kendaraan mewah lainnya disebut belum seluruhnya dilelang.
“Barang-barang Harvey Moeis itu yang dilelang sementara baru perhiasan, mobil, ada beberapa mobil. Ke depan, sebulan ke depan mungkin baru lebih banyak lagi untuk dilelang,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, kepada wartawan, dikutip Kamis, 21 Mei 2026.
Ajang lelang yang berlangsung di BPA Fair itu langsung diserbu peminat. Kejaksaan mencatat ratusan peserta telah menyetor uang jaminan untuk ikut berburu barang rampasan negara tersebut.
Di sisi lain, BPA Fair juga diwarnai pemusnahan barang sitaan yang dipastikan palsu dan tidak memiliki nilai lelang. Barang tersebut berasal dari perkara korupsi atas nama Jimmy Sutopo.
“Pemusnahan terhadap barang bukti kurang lebih 14 jam (tangan) yang dalam kasus perkara tindak pidana korupsi atas nama tersangka Jimmy Sutopo,” kata Anang.
Jam tangan tersebut sebelumnya diperkirakan bernilai sekitar Rp15 juta per unit. Namun setelah dilakukan pemeriksaan, barang-barang itu dinyatakan palsu sehingga tidak bisa dijual melalui mekanisme lelang negara.
Kepala BPA Kejagung, Kuntadi, mengungkap tak hanya aset Harvey Moeis, sejumlah barang sitaan dari perkara lain juga ikut dilelang. Menurut Kuntadi, tingginya minat masyarakat terhadap lelang aset sitaan menunjukkan upaya pemulihan kerugian korban mulai mendapat perhatian luas.
“Penegakan hukum saat ini konsepnya sudah bukan hanya memidanakan orang, tapi lebih dari itu memulihkan kerugian para korban. Siapa korban? Tergantung perkaranya. Bisa negara dalam hal korupsi dan sebagainya, bisa juga masyarakat umum. Tadi ada Harley Davidson itu korban penipuan,” kata Kuntadi.
BPA Fair sendiri digelar selama dua hari mulai 20 hingga 21 Mei 2026, dengan target penjualan mencapai 75 persen dari total 308 item barang sitaan yang dilepas ke publik.












