Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Nasional

Catat! Ini Tempat Menyimpan Dana Darurat Agar Aman saat Kondisi Mendesak

3
×

Catat! Ini Tempat Menyimpan Dana Darurat Agar Aman saat Kondisi Mendesak

Sebarkan artikel ini
Example 468x60


Kamis, 21 Mei 2026 – 03:01 WIB

Example 300x600

Jakarta, VIVA Dana darurat menjadi salah satu fondasi penting dalam perencanaan keuangan pribadi. Sayangnya, masih banyak orang yang belum memahami di mana tempat terbaik untuk menyimpan dana darurat agar tetap aman sekaligus mudah digunakan saat dibutuhkan. 


img_title


Fenomena Pinjol dan Paylater Meluas, Generasi Muda Didorong Investasi

Tidak sedikit pula yang justru menaruh dana darurat di instrumen berisiko tinggi demi mengejar keuntungan besar.

Padahal, fungsi utama dana darurat bukan untuk investasi agresif atau mencari cuan maksimal. Dana ini disiapkan sebagai “penolong pertama” ketika terjadi kondisi tak terduga, seperti kehilangan pekerjaan, biaya rumah sakit, kendaraan rusak, hingga kebutuhan mendesak lainnya. 


img_title


Purbaya Alokasikan Rp 200 Juta untuk Dana Riset Produksi Ikan di Danau Toba, Ini Tujuannya

Secara umum, dana darurat idealnya disimpan di tempat yang memiliki tiga kriteria utama, yaitu aman, likuid, dan mudah diakses kapan saja. Berikut beberapa pilihan tempat menyimpan dana darurat yang bisa dipertimbangkan.

1. Tabungan Bank


img_title


Purbaya Bereskan Aduan Produsen Ikan Danau Toba soal Kendala Investasi, Simak Solusinya

Tabungan bank masih menjadi pilihan paling umum untuk menyimpan dana darurat. Selain aman, uang juga bisa diambil kapan saja melalui ATM, mobile banking, maupun teller bank. Bagi Anda yang baru mulai membangun dana darurat, rekening tabungan bisa menjadi pilihan paling praktis. Apalagi saat ini banyak bank digital menawarkan bunga tabungan yang lebih tinggi dibanding rekening konvensional.

Namun, sebaiknya pilih rekening yang tidak terlalu sering digunakan untuk kebutuhan harian. Tujuannya agar dana darurat tidak mudah terpakai untuk pengeluaran konsumtif.

2. Deposito Jangka Pendek

Deposito bisa menjadi pilihan untuk menyimpan sebagian dana darurat, terutama jika nominalnya sudah cukup besar. Produk ini menawarkan bunga lebih tinggi dibanding tabungan biasa dan relatif aman.

Meski begitu, Anda perlu memperhatikan tenor deposito. Pilih tenor pendek agar dana tetap mudah dicairkan saat dibutuhkan. Sebab, pencairan deposito sebelum jatuh tempo biasanya dikenakan penalti. Karena likuiditasnya lebih rendah dibanding tabungan, deposito lebih cocok digunakan untuk lapisan kedua dana darurat.

3. Reksa Dana Pasar Uang

Reksa dana pasar uang cukup populer sebagai tempat menyimpan dana darurat karena menawarkan potensi imbal hasil lebih baik dibanding tabungan biasa, tetapi risikonya tetap relatif rendah.

Halaman Selanjutnya





Source link

Example 300250
Example 120x600