Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Nasional

Cepat Lelah saat Puasa, Salah Makan atau Kurang Tidur? Ini Kata Dokter Tirta

14
×

Cepat Lelah saat Puasa, Salah Makan atau Kurang Tidur? Ini Kata Dokter Tirta

Sebarkan artikel ini
Example 468x60


Jumat, 27 Februari 2026 – 10:30 WIB

Example 300x600

Jakarta, VIVA – Saat Ramadhan, banyak orang menyarankan untuk menghindari makanan berlemak ketika sahur atau berbuka. Alasannya, makanan berlemak disebut-sebut bisa membuat tubuh cepat lelah saat puasa. Tapi, apakah benar lemas saat puasa disebabkan oleh makanan berlemak?


img_title


Apa Hukumnya Puasa Ramadhan Jika Sering Scroll Gosip?

Banyak yang bilang hindari makanan berlemak agar tidak cepat lelah selama puasa, benarkah? Dokter Tirta memberikan penjelasannya. Menurutnya, rasa cepat lelah saat puasa tidak selalu berkaitan langsung dengan jenis makanan yang dikonsumsi. 

“Cepat lelah atau tidak itu bukan dikarenakan makanan, tapi pola tidur. Kalau kamu pengin selama aktivitas puasa itu tubuhmu fit, pola tidurnya teratur,” jelas Dokter Tirta yang dikutip dari YouTube pada Jumat, 27 Februari 2026. 


img_title


Dokter Tirta Jelaskan Risiko Makan Banyak saat Sahur, Malah Bisa Bikin Gerd!

Artinya, faktor utama yang membuat tubuh terasa lemas justru adalah kurangnya waktu istirahat. Saat Ramadan, pola tidur memang sering berubah. Banyak orang tidur lebih malam karena salat Tarawih, tadarus, atau aktivitas lainnya, lalu harus bangun lebih awal untuk sahur. Jika tidak diatur dengan baik, tubuh akan kekurangan waktu tidur.

“Maka habis terawehan, ngaji, tidur. Ya, kalau kamu pola tidurnya berantakan, otomatis ketika siang kamu akan cenderung over exhausted,” jelasnya lagi. 


img_title


Belum Mandi Besar Setelah Haid Sebelum Adzan Subuh, Apakah Puasa Tetap Sah?

Kurang tidur membuat tubuh sulit memulihkan energi. Akibatnya, saat siang hari tubuh terasa sangat lelah, sulit fokus, bahkan mengantuk berlebihan. Kondisi ini sering disalahartikan sebagai dampak makanan tertentu, padahal akar masalahnya adalah jam istirahat yang tidak teratur.

Selain menjaga pola tidur, Dokter Tirta juga mengingatkan pentingnya mengatur aktivitas harian. Bagi orang yang sedang berpuasa, dianjurkan agar tidak melakukan kegiatan berat. 

“Dan kedua, kurangi kegiatan-kegiatan yang berat,” tandasnya. 

Selama puasa, tubuh tidak mendapatkan asupan makanan dan minuman dalam waktu cukup lama. Jika tetap memaksakan aktivitas fisik yang berat tanpa istirahat cukup, wajar jika tubuh cepat kehabisan energi.

Bukan berarti makanan berlemak boleh dikonsumsi berlebihan. Tetap penting untuk memilih makanan seimbang saat sahur dan berbuka, termasuk protein, karbohidrat kompleks, serat, dan cukup cairan. Namun, menyalahkan lemak sebagai penyebab utama rasa lelah tidak sepenuhnya tepat.

Maknai Ramadhan, Habib Jafar Ungkap Rezeki yang Sering Diabaikan Tapi Tak Kalah Penting Dibanding Materi

Ramadhan kerap dipahami sebagai momentum menahan diri dari lapar, dahaga, dan hawa nafsu. Pada saat yang sama, realitas sosial menunjukkan meningkatnya aktivitas konsumsi

img_title

VIVA.co.id

27 Februari 2026





Source link

Example 300250
Example 120x600