Minggu, 31 Mei 2026 – 07:52 WIB
VIVA – Atmosfer persaingan basket mahasiswa semakin memanas di ajang Campus League 2026 Basketball Regional Jakarta Season 1. Kompetisi yang berlangsung di Basketball Court Universitas Pelita Harapan (UPH), Karawaci, Tangerang, sejak 24 hingga 31 Mei 2026 itu sukses menghadirkan persaingan sengit antar kampus dari berbagai daerah.
Tak hanya diikuti perguruan tinggi dari Jakarta dan sekitarnya, turnamen ini juga diramaikan oleh peserta dari luar wilayah ibu kota, termasuk Universitas Riau yang datang jauh-jauh dari Pekanbaru untuk ikut bersaing memperebutkan tiket menuju babak nasional.
Sebanyak 16 tim putra dan 8 tim putri dari 16 perguruan tinggi ambil bagian dalam kompetisi ini. Sejumlah kampus ternama seperti Universitas Indonesia, Universitas Trisakti, Universitas Pelita Harapan, Universitas Bina Nusantara, Universitas Negeri Jakarta hingga Universitas Sultan Ageng Tirtayasa turut meramaikan perebutan gelar juara Regional Jakarta.
Memasuki babak semifinal, persaingan semakin ketat. Di sektor putri, Universitas Pelita Harapan berhadapan dengan Institut Perbanas, sedangkan Universitas Bina Nusantara menantang Universitas Budi Luhur. Sementara itu di kategori putra, Institut Perbanas bertemu Universitas Bina Nusantara dan Universitas Trisakti menghadapi tuan rumah UPH.
Laga semifinal putri antara UPH dan Institut Perbanas berlangsung sengit sejak awal pertandingan. Sempat tertinggal 6-13 pada kuarter pertama, UPH menunjukkan mental juara dengan bangkit dan membalikkan keadaan hingga menutup pertandingan dengan kemenangan 51-37.
Salah satu pemain andalan UPH, Jennifer Chioma Igbojike, yang menyumbangkan 15 poin dalam laga tersebut mengaku timnya tetap percaya diri meski menghadapi tekanan sebagai tuan rumah.
“Kami punya rasa percaya diri bahwa kami bisa menang. Tekanan sebagai tuan rumah memang ada, tetapi justru menjadi motivasi tambahan bagi kami untuk tampil lebih baik,” ujar Jennifer.
Menatap partai puncak, pelatih tim putri UPH, Fajar Kusumasari, memilih fokus pada pemulihan kondisi fisik para pemain agar bisa tampil maksimal.
“Persiapan kami sudah cukup untuk menghadapi siapa pun di final. Sekarang fokus kami adalah recovery dan bermain sebaik mungkin. Semua tim di Regional Jakarta memiliki kualitas yang merata, jadi kami harus tetap siap dan memberikan yang terbaik,” kata Fajar.












