Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Nasional

Sabar Jadi Kunci, Putri KW Singkirkan Pitchamon Opatniputh di Perempat Final Swiss Open 2026

3
×

Sabar Jadi Kunci, Putri KW Singkirkan Pitchamon Opatniputh di Perempat Final Swiss Open 2026

Sebarkan artikel ini
Example 468x60


Sabtu, 14 Maret 2026 – 04:14 WIB

Example 300x600

Basel, VIVA – Tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, berhasil memastikan diri melangkah ke babak semifinal BWF World Tour Super 300 Swiss Open 2026. Kepastian ini didapat setelah Putri menumbangkan wakil Thailand, Pitchamon Opatniputh, dalam laga perempat final yang digelar di St. Jakobshalle, Basel, Jumat waktu setempat.


img_title


Duel Sengit Berakhir Manis! Ginting dan Alwi Farhan Kompak Amankan Tiket Perempat Final Swiss Open 2026

Putri KW yang menempati posisi unggulan pertama dalam turnamen ini, menang melalui dua gim langsung dengan skor ketat 21-18 dan 21-19. Meski menang dua gim, perjuangan Putri tidaklah mudah, terutama pada gim kedua di mana ia sempat tertinggal poin cukup jauh dari lawan.

“Untuk keseluruhan tidak menyangka bisa ambil gim kedua karena dari awal sudah tertinggal jauh,” ungkap Putri melalui keterangan resmi PP PBSI, Sabtu.


img_title


Putri KW Bangkit dari Ketertinggalan, Singkirkan Wakil Malaysia dan Melaju ke Perempat Final Swiss Open 2026

Putri mengakui bahwa Opatniputh memberikan perlawanan yang solid. Keunggulan postur tubuh dan jangkauan yang panjang membuat wakil Thailand tersebut mampu menetralkan serangan-serangan Putri dengan tenang. Selain itu, perubahan tempo permainan yang melambat di gim kedua sempat membuat Putri kesulitan.


img_title


Ginting Panas! Tumbangkan Wakil Taiwan Wang Tzu Wei, Tiga Kemenangan Diraih di Swiss Open 2026

“Dia bermain sangat baik. Dengan postur yang tinggi dan jangkauan panjang, jadi kalau saya menyerang atau mengembalikan bola dia cukup tenang untuk menetralkan. Defense dia di gim kedua juga sudah lebih siap,” tambahnya.

Kunci kemenangan Putri kali ini adalah ketenangan dan kesabaran. Alih-alih terburu-buru untuk mematikan bola, ia memilih untuk meladeni permainan dengan variasi pukulan panjang hingga akhirnya mampu membalikkan keadaan.

“Saya cukup senang bisa keluar dari tekanan yang ada di lapangan tadi. Cukup berat mengejar banyak poin ketinggalan tapi dengan coba sabar dan tidak buru-buru menyerang serta mencoba variasi pukulan panjang,” jelasnya lagi.

Di tengah ketatnya kompetisi, Putri juga menyelipkan rasa senangnya bisa bertanding di Swiss. Ia mengaku sangat menikmati suasana dan udara bersih di negara tersebut.

Tantangan Berat di Semifinal

Langkah Putri selanjutnya dipastikan akan semakin berat. Di babak semifinal, ia dijadwalkan bertemu dengan tunggal putri berpengalaman asal Jepang, Nozomi Okuhara. Putri memprediksi laga tersebut akan menguras fisik dan mental.

Halaman Selanjutnya





Source link

Example 300250
Example 120x600