Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Nasional

Kenalan Sama Sarah Ahmad, Dijuluki Miss Gosrok Kini Jadi Trendsetter

12
×

Kenalan Sama Sarah Ahmad, Dijuluki Miss Gosrok Kini Jadi Trendsetter

Sebarkan artikel ini
Example 468x60


Selasa, 14 Oktober 2025 – 22:28 WIB

Example 300x600

Jakarta, VIVA – Nama Sarah Ahmad mungkin sudah sering berseliweran di media sosial, terutama bagi penggemar brand lokal. Dikenal dengan julukan unik “Miss Gosrok”, Sarah kini menjelma menjadi salah satu sosok muda paling berpengaruh di dunia bisnis dan digital. Di balik citra glamor dan kesuksesannya, tersimpan perjalanan panjang penuh perjuangan dan inovasi.

Baca Juga :


Jogja Fashion Trend 2024, Mimpi Menjadi Kota Trendsetter Fashion Etnik

Siapa sangka, kesuksesan besar yang ia raih sekarang justru berawal dari nol. Sarah mengawali karier bisnisnya pada tahun 2016 dengan cara sederhana—melalui jasa titip (jastip) tanpa modal sepeser pun. Scroll untuk tahu cerita lengkapnya, yuk!

“Awalnya itu bangun karier tahun 2016. Itu bermula dari jastip (jasa titip) karena enggak punya modal,” ungkapnya saat dihubungi awak media lewat sambungan telepon, Selasa 14 Oktober 2025.

Baca Juga :


Mengikis Bullying di Wilayah ‘Trendsetter’

Dari pengalaman itu, Sarah belajar memahami pasar sekaligus membangun kepercayaan konsumen. Namun, kunci suksesnya justru terletak pada filosofi bisnis anti-mainstream yang ia pegang teguh. Alih-alih mengikuti tren viral yang cepat redup, ia memilih menjadi pencipta tren baru.

“Aku mau jadi trendsetter. Aku enggak mau ngikutin orang atau yang lagi viral, karena menurut aku itu enggak bakal lama,” tegasnya.

Baca Juga :


Mau Kaya Raya dan Sukses? Contek Keputusan Finansial Paling Cerdas yang Diambil Jeff Bezos

Sikap berani melawan arus inilah yang membedakan Sarah dari banyak pelaku bisnis muda lainnya. Ia tak ragu meluncurkan produk yang saat itu masih dianggap tabu atau belum populer di Indonesia.

“Aku bikin face spray dari air zam-zam dan saffron, padahal saffron harusnya diminum. Terus aku bawa Mistahara, yang di Saudi itu biasa tapi di Indonesia masih tabu,” jelas Sarah.

Langkah berani itu justru menjadi titik balik kariernya. Produk-produk By Sarah Ahmad berhasil merebut hati konsumen dan menduduki posisi teratas dalam daftar produk terlaris nasional.

“Produk kita itu buat nyampe produk nomor satu bestseller di Indonesia itu kan susah ya. Dan kita bertahan selama beberapa bulan jadi nomor satu bestseller se-Indonesia,” tuturnya.

Kini, perempuan yang dikenal dengan gaya bicaranya yang lugas ini tak berhenti berinovasi. Sarah mulai memantapkan langkahnya menuju pasar global, seiring dengan meningkatnya minat konsumen luar negeri terhadap produk lokal Indonesia.

Halaman Selanjutnya





Source link

Example 300250
Example 120x600