Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Nasional

Cara Baru Bangun Karier di Era Ketidakpastian

6
×

Cara Baru Bangun Karier di Era Ketidakpastian

Sebarkan artikel ini
Example 468x60


Rabu, 29 April 2026 – 18:37 WIB

Example 300x600

Jakarta, VIVA – Badai Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang terus belanjut, para pekerja semakin mencati ‘pekerjaan aman’ di ketidapastian global dan ancama adopsi kecerdasan buatan (AI) dalam dunia kerja. Majalah bisnis asal Amerika Serikat (AS), Forbes, menyoroti konsep career moat sebagai cara efektif membangun ketahanan karier


img_title


Nordstrom Tutup Toko Terakhir di Delaware Setelah 15 Tahun, 300 Karyawan Terancam di-PHK

Forbes melaporkan career moat mampu menjawab fenomena keamanan kerja tradisional telah bergeser ke arah pendekatan baru yang lebih adaptif. Konsep ini mengarahkan seseorang agar ‘kebal’ dan terlindungi dari risiko PHK, persaingan, hingga ketidakpastian pasar.

Kata ‘moat’ sudah lebih dulu digunakan dalam dunia investasi oleh investor legendaris, Warren Buffett. Ia memperkenalkan istilah economic moat, yaitu keunggulan unik perusahaan yang membuatnya tahan terhadap kompetitor dan konsep serupa mulai diterapkan dalam pengembangan karier individu.


img_title


20.000 Karyawan Meta dan Microsoft Kena PHK, AI Jadi Biang Kerok

“Career Moat adalah seperangkat keunggulan personal dan profesional yang melindungi Anda dari PHK, persaingan, dan kekacauan pasar. Anda tidak bisa mengendalikan ekonomi, tetapi Anda bisa membangun karier yang cukup kuat untuk menghadapinya,” tulis Forbes dikutip pasa Rabu, 29 April 2026.

Lebih lanjut, Forbes juga memberikan langkah-langkah untuk mengadopsi Career Moat bagi para pekerja. Yuk simak informasi lengkapnya!


img_title


Anggota DPR Wanti-wanti Badai PHK di Sektor Pemerintah: Negara Tak Boleh Absen

Ilustrasi Gen Z dan Milenial

Kombinasi Keterampilan Langka Jadi Kunci

Forbes menekankan pentingnya memiliki kombinasi keterampilan yang jarang dimiliki banyak orang sehingga bukan hanya menguasai satu kemampuan umum, tetapi menggabungkan dua atau lebih keahlian yang saling melengkapi. Pendekatan ini dikenal sebagai skill stacking, yang membuat seseorang menjadi aset unik, bukan sekadar komoditas di pasar kerja.

Bangun Personal Branding yang Kuat

Selain keterampilan, reputasi profesional juga menjadi faktor penting dalam membangun career moat. Personal branding dinilai mampu menciptakan peluang tanpa harus bergantung pada posisi atau perusahaan saat ini.

“Jabatan bisa hilang saat PHK, tetapi reputasi adalah milik Anda selamanya,” tulis Forbes.

Langkah sederhana seperti membagikan wawasan atau artikel relevan secara rutin di platform profesional dapat membantu membangun citra sebagai ahli di bidang tertentu.

Perluas Relasi

Relasi profesional tidak hanya sebatas daftar koneksi, tetapi juga sumber informasi, peluang, dan dukungan. Forbes menilai jaringan yang kuat dan beragam dapat menjadi sistem peringatan dini terhadap perubahan pasar. Salah satu cara membangunnya adalah dengan memperluas interaksi lintas divisi dan industri secara konsisten

Halaman Selanjutnya





Source link

Example 300250
Example 120x600