Minggu, 28 Juni 2026 – 21:17 WIB
VIVA – Babak gugur akhirnya dimulai. Timnas Brasil akan menghadapi Jepang pada laga 32 besar Piala Dunia 2026 di Houston Stadium, Amerika Serikat, Selasa, 30 Juni 2026, pukul 00.00 WIB. Pertandingan ini menjadi salah satu duel paling menarik di fase knockout karena mempertemukan favorit juara dengan wakil terbaik Asia yang tengah berada dalam performa impresif.
Brasil melaju ke fase gugur dengan status juara Grup C, sedangkan Jepang memastikan tiket sebagai runner-up Grup F. Laga ini diprediksi berlangsung ketat mengingat kedua tim sama-sama menunjukkan konsistensi sepanjang fase grup.
Bagi Selecao, kemenangan bukan hanya berarti tiket ke babak 16 besar, tetapi juga menjaga mimpi meraih gelar Piala Dunia keenam. Sementara Jepang datang membawa ambisi besar untuk kembali menciptakan kejutan setelah sempat mengalahkan Brasil dalam laga uji coba pada Oktober 2025.
Brasil Datang dengan Misi Balas Dendam
Pertandingan ini menyimpan cerita tersendiri bagi Carlo Ancelotti. Pada Oktober tahun lalu, Brasil secara mengejutkan tumbang 2-3 dari Jepang dalam laga persahabatan di Tokyo.
Saat itu Brasil sempat unggul dua gol sebelum Jepang membalikkan keadaan lewat tiga gol dalam waktu kurang dari 20 menit. Kekalahan tersebut menjadi salah satu evaluasi terbesar Ancelotti sejak mengambil alih kursi pelatih Brasil.
Kini situasinya berubah drastis. Brasil tampil jauh lebih matang selama Piala Dunia 2026. Mereka membuka turnamen dengan hasil imbang 1-1 melawan Maroko sebelum bangkit lewat kemenangan telak 3-0 atas Haiti dan Skotlandia untuk memastikan diri menjadi juara Grup C.
Vinicius Junior Jadi Ancaman Utama
Ketajaman lini depan menjadi salah satu kekuatan terbesar Brasil. Vinicius Junior tampil luar biasa sepanjang fase grup dengan koleksi empat gol. Kehadiran Neymar yang kembali memperkuat tim nasional setelah pulih dari cedera panjang juga menambah variasi serangan Selecao.
Di sisi lain, perhatian juga tertuju kepada Rayan. Winger berusia 19 tahun itu sukses memanfaatkan kesempatan setelah menggantikan Raphinha yang mengalami cedera hamstring. Saat menghadapi Skotlandia, Rayan langsung mencatat satu assist untuk gol Vinicius.
Catatan tersebut membuatnya menjadi pemain Brasil termuda yang mencatat assist di Piala Dunia sejak Pele pada 1958. Menjelang laga melawan Jepang, Rayan mengaku masih mempelajari calon lawannya.












