Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Nasional

Kehilangan Takhta No 1 Dunia, Carlos Alcaraz Akui Perkembangan Pesat Jannik Sinner

16
×

Kehilangan Takhta No 1 Dunia, Carlos Alcaraz Akui Perkembangan Pesat Jannik Sinner

Sebarkan artikel ini
Example 468x60


Senin, 13 April 2026 – 16:02 WIB

Example 300x600

Monte-Carlo, VIVA – Carlos Alcaraz harus merelakan gelar juara Monte Carlo Masters jatuh ke tangan rivalnya, Jannik Sinner. Petenis asal Spanyol tersebut mengakui bahwa kegagalannya mempertahankan gelar disebabkan oleh ketidakmampuannya tampil maksimal pada momen-momen penentu di lapangan.


img_title


Mental Baja Carlos Alcaraz Uji Juara Bertahan Andrey Rublev, Tembus Final Qatar Open 2026

Dalam laga final yang berlangsung sengit, Alcaraz sebenarnya memiliki banyak kesempatan untuk memimpin. Namun, ia merasa gagal memanfaatkan peluang-peluang emas tersebut untuk mengunci kemenangan.

“Saya akan mengatakan bahwa di momen-momen penting, poin-poin penting, saya tidak bermain bagus,” ujar Alcaraz sebagaimana dikutip dari laman resmi ATP, Senin. “Saya memiliki begitu banyak peluang yang tidak saya manfaatkan. Begitu banyak gim dan poin dalam posisi menguntungkan seperti 15-30 atau 0-30.”


img_title


Kejutan Besar di Doha! Jakub Mensik Singkirkan Petenis No 2 Dunia Jannik Sinner

Kendala Cuaca dan Kesalahan Sendiri

Pertandingan tersebut diwarnai dengan kondisi cuaca yang menantang. Alcaraz, yang biasanya tampil tangguh dalam kondisi berangin, mengaku kesulitan membaca arah angin yang berputar di stadion. Ketidakpastian ini berdampak pada performanya, di mana ia mencatatkan total 45 kesalahan sendiri (unforced errors).


img_title


Tak Ingin Tertebak, Alcaraz dan Sinner Ubah Gaya Main Menuju Australian Open 2026

Meskipun sempat unggul satu break di kedua set, Alcaraz gagal mempertahankan momentum. Kesalahan ganda yang fatal pada momen tie-break set pertama menjadi titik balik yang menguntungkan bagi Sinner.

“Angin hari ini agak sulit karena tidak hanya searah, anginnya berputar-putar. Sulit untuk memahami ke mana arah angin,” tambahnya.

Pengakuan atas Level Jannik Sinner

Kekalahan ini juga berimbas pada posisi Alcaraz yang kini tergeser dari peringkat No. 1 dunia oleh Sinner. Meski kecewa, Alcaraz memberikan pujian setinggi langit atas perkembangan pesat petenis Italia tersebut di lapangan tanah liat.

Ia menegaskan tidak terkejut dengan level permainan yang ditunjukkan Sinner, mengingat rivalnya itu telah menunjukkan performa berbahaya sejak musim lalu di Roland Garros. Dengan hasil ini, catatan head-to-head keduanya kini menjadi 7-10 untuk keunggulan Sinner.

Pasca kegagalan di Monako, Alcaraz kini mengalihkan fokusnya untuk bangkit kembali. Ia dijadwalkan akan segera berkompetisi di turnamen ATP 500 Barcelona pada minggu depan guna memperbaiki catatan kemenangannya musim ini yang kini berada di angka 21-3.

Jannik Sinner: Kejutan, Kerja Keras, dan Takhta No 1 Dunia yang Kembali Diraih

Petenis asal Italia, Jannik Sinner, terus mengukir sejarah di dunia tenis profesional. Kemenangan ini sekaligus menandai pencapaian luar biasanya dengan meraih 4 gelar

img_title

VIVA.co.id

13 April 2026





Source link

Example 300250
Example 120x600