Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Nasional

Kemenkeu Sudah Itung Tambahan Anggaran Subsidi Bunga KUR Sesuai Keinginan Prabowo Maksimal 5 Persen

2
×

Kemenkeu Sudah Itung Tambahan Anggaran Subsidi Bunga KUR Sesuai Keinginan Prabowo Maksimal 5 Persen

Sebarkan artikel ini
Example 468x60


Selasa, 5 Mei 2026 – 19:30 WIB

Example 300x600

Jakarta, VIVA – Kementerian Keuangan telah menghitung perubahan anggaran subsidi bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk memenuhi arahan Presiden Prabowo Subianto. Tingkat bunga KUR diketahui akan diturunkan ke maksimal 5 persen dari saat ini ditetapkan sebesar flat 6 persen.


img_title


Kebocoran Impor Dinilai sebagai Ancaman Sistemik ke Penerimaan Negara, Simak Penjelasannya

Pelaksana Harian (Plh) Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu Sudarto menjelaskan penurunan besaran subsidi bunga itu akan turut mengubah pagu anggaran. Karena itu, Kemenkeu harus melakukan simulasi.

“Saat ini, pagu untuk subsidi bunga Rp36 triliun. Perubahan dari 6 persen ke 5 persen sudah kami hitung. Segera kami sampaikan,” ujar Sudarto dalam konferensi pers APBN KiTa Edisi April 2026 di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa, 5 Mei 2026.


img_title


Israel Gelontorkan Rp12,6 Triliun untuk Memoles Citranya yang Buruk di Platform Global

Seperti diketahui, Presiden RI Prabowo Subianto akan memangkas bunga KUR maksimal 5 persen per tahun untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat kecil. Hal itu disampaikan pada peringatan Hari Buruh Internasional di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat pekan lalu.

Bunga KUR sebelumnya ditetapkan sebesar 6 persen untuk pengajuan pertama dan terus meningkat 1 persen untuk pengajuan berikutnya dengan maksimal bunga 9 persen. Per 2026, pemerintah menetapkan bunga KUR dibuat flat 6 persen.


img_title


Prabowo Rapat Bareng Kepala PPATK di Hambalang, Awasi Ketat Aliran Dana Pemerintah

“Saya sudah perintahkan bank-bank milik RI sebentar lagi kita akan kucurkan KUR maksimal 5 persen satu tahun,” kata Presiden Prabowo.

Presiden menjelaskan bahwa kebijakan tersebut diambil karena selama ini masyarakat kecil, termasuk buruh, petani, dan nelayan, kerap terjerat bunga pinjaman yang sangat tinggi. Menurutnya, penghasilan rakyat tidak boleh habis hanya untuk membayar bunga pinjaman yang memberatkan.

“Selama ini rakyat kecil kalau pinjam uang, bunganya luar biasa gilanya. Orang kecil, pinjam uang, bunganya bisa 70 persen setahun,” ujar Prabowo.

Terkait kesejahteraan buruh, Prabowo juga mencanangkan program kepemilikan hunian guna mengurangi beban biaya kontrak rumah. Pemerintah berupaya agar biaya kontrak rumah yang dikeluarkan tiap bulan oleh buruh, bisa menjadi cicilan kepemilikan rumah dengan program perumahan yang akan dilakukan pemerintah.

Presiden turut memberikan perhatian pada tenor yang memudahkan bagi para buruh untuk mencicil KPR, agar lebih fleksibel dan jangka panjang. (Ant)

Purbaya: Defisit APBN Rp 240,1 Triliun atau 0,93 Persen PDB di Kuartal I-2026

Purbaya melaporkan pendapatan negara Rp 574,9 triliun & belanja negara Rp 815 triliun. Maka, APBN defisit Rp 240,1 triliun atau 0,93 persen terhadap PDB per 31 Maret 2026

img_title

VIVA.co.id

5 Mei 2026





Source link

Example 300250
Example 120x600