Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Nasional

Rahasia di Balik Bau Prengus Daging Kambing, Ini 6 Penyebabnya

3
×

Rahasia di Balik Bau Prengus Daging Kambing, Ini 6 Penyebabnya

Sebarkan artikel ini
Example 468x60


Jumat, 29 Mei 2026 – 21:05 WIB

Example 300x600

Jakarta, VIVA Daging kambing dikenal sebagai salah satu bahan makanan yang memiliki cita rasa khas dan banyak diolah menjadi berbagai menu favorit. Mulai dari sate, gulai, tongseng, hingga sop kambing, semuanya kerap menjadi hidangan andalan di berbagai acara keluarga maupun perayaan tertentu. 


img_title


Tembus Rp 26 Triliun, Indef Sebut Omzet Kurban di Idul Adha 2026 Jadi Penggerak Ekonomi

Namun di balik kelezatannya, banyak orang masih mengeluhkan aroma prengus yang cukup kuat pada daging kambing. Scroll untuk info lebih lanjut… 

Tidak sedikit orang yang akhirnya memilih menghindari olahan kambing karena menganggap aromanya terlalu menyengat. Padahal, bau khas tersebut sebenarnya bukan pertanda daging rusak atau tidak layak konsumsi. 


img_title


Resep Gulai Kambing ala Rumahan, Kuahnya Gurih dan Anti Bau Prengus

Aroma prengus pada daging kambing ternyata dipengaruhi oleh sejumlah faktor alami, mulai dari hormon hewan, kandungan lemak, usia kambing, hingga cara penanganan setelah penyembelihan. Jika diolah dengan benar, bau tersebut sebenarnya dapat dikurangi secara signifikan.

Lalu, apa saja penyebab daging kambing memiliki aroma khas yang kuat? Berikut penjelasannya, sebagaimana dirangkum pada Jumat, 29 Mei 2026.


img_title


Daging Kambing Kurban Bau Prengus? Ternyata Begini Cara Menghilangkannya Agar Masakan Makin Nikmat

1. Kandungan Lemak Khusus pada Daging Kambing

Salah satu penyebab utama bau prengus pada daging kambing berasal dari kandungan lemaknya. Daging kambing memiliki senyawa asam lemak tertentu yang menghasilkan aroma khas atau sering disebut “gamey smell”. 

Senyawa tersebut umumnya lebih banyak ditemukan pada bagian lemak kambing. Karena itu, aroma prengus biasanya akan semakin kuat jika daging masih menyimpan banyak lemak putih yang menempel. Inilah alasan mengapa banyak orang memilih membuang sebagian lemak sebelum memasak daging kambing agar aromanya tidak terlalu menyengat.

2. Pengaruh Hormon pada Kambing Jantan

Kambing jantan diketahui memiliki aroma lebih kuat dibanding kambing betina. Hal ini disebabkan oleh pengaruh hormon dan feromon alami pada tubuh hewan tersebut.

Kambing jantan yang sudah dewasa umumnya menghasilkan bau lebih tajam, terutama jika belum dikebiri. Aroma ini dapat menempel pada kulit maupun lapisan lemak sehingga memengaruhi bau daging setelah disembelih. Karena itu, daging kambing muda biasanya memiliki aroma yang lebih ringan dan lebih mudah diolah menjadi berbagai masakan.

3. Faktor Usia Kambing

Halaman Selanjutnya





Source link

Example 300250
Example 120x600