Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Nasional

Arsenal Juara Liga Inggris, Tottenham Terancam Degradasi

2
×

Arsenal Juara Liga Inggris, Tottenham Terancam Degradasi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60


Rabu, 20 Mei 2026 – 08:42 WIB

Example 300x600

VIVA – Nasib berbeda dialami dua tim London. Di saat Arsenal berhasil menjadi juara Liga Inggris 2025/ 2026, Tottenham Hotspur berada di ujung tanduk usai kalah 1-2 dari Chelsea. Kekalahan itu membuat nasib Spurs untuk bertahan di Premier League harus ditentukan hingga pekan terakhir musim ini.


img_title


Kata Mikel Arteta Usai Arsenal Juara Liga Inggris 2025/2026

Pelatih Tottenham, Roberto De Zerbi, bahkan menyebut laga kontra Everton pada akhir pekan nanti jauh lebih penting dibanding final Liga Europa musim lalu.

Spurs memang masih unggul dua poin dari zona degradasi. Namun hasil buruk di Stamford Bridge membuka peluang West Ham untuk menyalip dan membuat persaingan lolos dari jurang degradasi semakin panas.


img_title


22 Tahun Penantian Arsenal Juara Liga Inggris Berakhir

Kini, Tottenham wajib meraih hasil aman saat menjamu Everton pada laga terakhir. Jika kalah, Spurs berpotensi turun kasta ke Championship.

“Fokus saya sekarang adalah pertandingan berikutnya dan bagaimana caranya mendapatkan poin. Karena Minggu nanti adalah final sesungguhnya untuk Tottenham, bukan final Liga Europa di Bilbao melawan Manchester United,” ujar De Zerbi usai pertandingan.


img_title


Manchester City Gagal Menang, Arsenal Juara Premier League 2025/2026

Menurut juru taktik asal Italia itu, menjaga martabat dan sejarah klub jauh lebih penting daripada sekadar memburu trofi.

“Musim lalu mereka bermain untuk trofi, sekarang kami bermain untuk sesuatu yang lebih penting dari trofi,” katanya.

“Pride, sejarah klub, dan harga diri jauh lebih penting. Trofi bisa dimenangkan atau hilang, hidup tetap berjalan. Tapi menjaga harga diri klub adalah hal utama,” lanjut De Zerbi.

Dalam laga melawan Chelsea, Tottenham sebenarnya sempat dibuat frustrasi dengan keputusan wasit. Bek Spurs, Micky van de Ven, terlihat dijatuhkan Marc Cucurella di kotak penalti. Namun VAR memutuskan tidak ada penalti karena bola dianggap belum aktif saat insiden terjadi.

Premier League Match Centre kemudian menjelaskan keputusan tersebut sudah diperiksa VAR dan dinyatakan benar.

Meski begitu, De Zerbi memilih tak larut memperdebatkan keputusan wasit. Ia meminta timnya tetap fokus menghadapi duel hidup-mati kontra Everton.

“Kalau kami terus membahas penalti atau keputusan wasit, kami hanya akan kehilangan fokus dan energi,” ujar De Zerbi.

Halaman Selanjutnya





Source link

Example 300250
Example 120x600