Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Nasional

Bus Jemaah Haji Indonesia Kecelakaan di Madinah, 10 Orang Luka-luka

6
×

Bus Jemaah Haji Indonesia Kecelakaan di Madinah, 10 Orang Luka-luka

Sebarkan artikel ini
Example 468x60


Rabu, 29 April 2026 – 14:34 WIB

Example 300x600

VIVA – Bus rombongan jemaah haji Indonesia mengalami kecelakaan di Madinah, Arab Saudi, dalam perjalanan kembali dari city tour di Jabbal Magnet, pada Selasa, 28 April 2026. Sebanyak 10 orang jemaah dilaporkan mengalami luka-luka dan telah mendapatkan penanganan medis.


img_title


Dua Alat Canggih Dikerahkan Polri Buat Olah TKP Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Bekasi Timur

Kepala Biro Humas Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Moh. Hasan Afandi mengatakan insiden kecelakaan bus yang melibatkan jemaah haji Indonesia di Madinah terjadi pada Selasa kemarin, pukul 10.30 Waktu Arab Saudi (WAS). Kecelakaan tersebut melibatkan jemaah dari kelompok terbang SUB-02 dan JKS-01.

Berdasarkan laporan lapangan, sebanyak 7 jemaah JKS-01, 2 jemaah SUB-02, serta 1 pengurus Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) mengalami luka ringan.


img_title


DPR Minta Pemerintah Pertimbangkan Cabut Izin ‘Taksi Hijau’ Gegara Sering Terlibat Kecelakaan

“Seluruh jemaah yang terdampak telah mendapatkan penanganan medis dan pendampingan dari petugas. Saat ini, satu jemaah atas nama Sri Sugi Hartini (60) masih menjalani perawatan di RS Al Hayyat Madinah,,” kata Hasan dalam keterangan resmi Kemehaj, Rabu, 29 April 2026.

Kemenhaj memastikan bahwa kondisi para jemaah terus dipantau secara intensif dan seluruh kebutuhan medis maupun logistik terpenuhi dengan baik. Pendampingan juga dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan kenyamanan dan keamanan jemaah selama masa pemulihan.


img_title


Usut Penyebab Tabrakan Maut KRL vs KA Argo Bromo, Polisi Fokus pada Human Error dan Gangguan Sistem

Lebih lanjut, Hasan menegaskan komitmen Kemenhaj dalam menjaga ketertiban dan kualitas layanan penyelenggaraan ibadah haji, termasuk terhadap peran KBIHU di lapangan. Ia menekankan pentingnya koordinasi aktif antara KBIHU dan petugas resmi pemerintah.

“Seluruh KBIHU wajib berkoordinasi dengan petugas, mematuhi ketentuan yang berlaku, serta mengutamakan keselamatan jemaah dalam setiap aktivitas,” ujarnya

Pemerintah juga telah memfasilitasi kegiatan ziarah ke sejumlah lokasi ibadah di Madinah sebagai bagian dari layanan jemaah, antara lain Masjid Quba, Masjid Qiblatain, dan Jabal Uhud. Seluruh kegiatan tersebut dilaksanakan secara terkoordinasi dan berada dalam pengawasan petugas.

Hasan kembali mengingatkan bahwa tidak boleh ada aktivitas di luar kepentingan ibadah yang berpotensi merugikan jemaah, termasuk praktik pungutan tambahan yang tidak sesuai ketentuan.

“Kami tegaskan, tidak boleh ada penawaran di luar kepentingan ibadah, tidak boleh ada pungutan tambahan, dan seluruh aktivitas harus terkoordinasi dengan petugas resmi. Jika dilanggar, kami tidak akan ragu memberikan sanksi tegas hingga pencabutan izin,” tegasnya

Halaman Selanjutnya





Source link

Example 300250
Example 120x600