Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Nasional

Ngaku Staf DPR, Pria Ini Tipu-tipu Bisa Bantu Masuk Polisi Hingga Raup Rp750

3
×

Ngaku Staf DPR, Pria Ini Tipu-tipu Bisa Bantu Masuk Polisi Hingga Raup Rp750

Sebarkan artikel ini
Example 468x60


Selasa, 14 Oktober 2025 – 08:28 WIB

Example 300x600

Jakarta, VIVAPolisi mengungkap penipuan berkedok ‘jalur masuk Polri‘ di Jakarta Pusat. Pelakunya, seorang pria berinisial AR (31), diduga menggasak uang korban hingga Rp750 juta dengan iming-iming bisa membantu meloloskan seleksi calon anggota Polri.

Baca Juga :


Detik-detik Mencekam Mahasiswa Unpad Tewas Usai Mobilnya Terbakar di Tol Cisumdawu

Kasus ini diungkap Unit Reserse Kriminal Polsek Metro Tanah Abang yang dipimpin Komisaris Polisi Martua Malau, setelah korban berinisial A (30), warga Tangerang, melapor karena merasa tertipu.

A mengaku mengenal AR sejak Februari 2025 di kawasan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat. Saat itu, AR mengaku sebagai staf anggota Komisi III DPR RI yang bisa ‘mengatur’ kelulusan seleksi kepolisian.

Baca Juga :


Dasco Blak-blakan Bilang Anggota DPR Sering Nombok saat Reses ke Dapil

Tanpa curiga, korban mentransfer uang secara bertahap hingga total mencapai Rp750 juta. Namun hingga proses seleksi selesai, tak satu pun anggota keluarganya lolos menjadi polisi. Merasa ditipu, korban akhirnya melapor ke polisi pada 12 Oktober 2025.

“Modus seperti ini mencoreng nama baik institusi. Kami tidak akan mentolerir siapa pun yang memanfaatkan posisi atau pengaruh untuk keuntungan pribadi dalam proses seleksi anggota Polri,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Komisaris Besar Polisi Susatyo Purnomo Condro, Selasa, 14 Oktober 2025.

Baca Juga :


2 Warga Nyaris Tewas Diterjang Anak Panah di Makassar, Polisi Siap Tembak Pelaku di Tempat

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro

Photo :

  • VIVA.co.id/Rahmat Fatahillah Ilham

Mantan Kapolsek Metro Gambir ini menegaskan, Polri tidak mengenal jalur khusus maupun pembayaran apa pun dalam seleksi penerimaan.

“Seleksi Polri itu murni, gratis, dan transparan. Kalau ada yang menjanjikan bisa meluluskan dengan uang, itu sudah pasti penipuan,” kata dia.

Sementara itu, Kapolsek Metro Tanah Abang, Komisaris Polisi Haris Akhmad Basuki mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan. Tersangka AR akhirnya dibekuk di wilayah Jakarta Pusat.

“Tersangka kami amankan bersama barang bukti berupa dokumen mutasi rekening, percakapan WhatsApp, dan satu buah flashdisk. Saat ini tersangka sudah ditahan untuk penyidikan lebih lanjut,” kata Kompol Haris.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 378 KUHP tentang Penipuan dan/atau Pasal 372 KUHP tentang Penggelapan, dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara.

Geger Mayat di Lapangan Demak! Polisi Bongkar Fakta Mengejutkan Dibaliknya

3 pelaku penganiayaan yang menewaskan seorang pemuda yang jasadnya ditemukan di lapangan Desa Botorejo, Kabupaten Demak, pada Sabtu, 11 Oktober 2025, ditangkap polisi.

img_title

VIVA.co.id

13 Oktober 2025





Source link

Example 300250
Example 120x600