Minggu, 10 Mei 2026 – 12:00 WIB
Jakarta, VIVA – Ribuan warga terlihat senang dan antusias menyaksikan pelaksanaan Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran di Kabupaten Sumedang, yang digelar pada Sabtu malam, 2 Mei 2026 lalu.
Mulai dari pedagang hingga komunitas pun turut merasakan dampak positif dari kegiatan tersebut.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi alias KDM mengatakan, setiap kegiatan kebudayaan pastinya juga akan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat.
“Potensi ekonomi pasti tinggi. Setiap kegiatan seperti ini juga melahirkan usaha mikro kecil menengah (UMKM) baru. Ini kan tergolong mendadak, tahun depan Sumedang akan berdandan pasti potensinya akan jauh lebih baik,” kata KDM dalam keterangannya, dikutip Minggu, 10 Mei 2026.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di RSUD Bekasi
Sementara Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir menuturkan, kamar hotel penuh oleh tamu yang ingin berlibur panjang di Sumedang sekaligus menonton kirab budaya.
“Hotel penuh, restoran penuh dan saya yakin UMKM di Sumedang senang dan berkembang. Terima kasih atas inisiasi kegiatan ini di Sumedang,” ujarnya.
Seorang warga dari Gunung Puyuh Permai bernama Lilis, mengaku senang dan antusias menunggu arak-arakan di depan Alun-alun Sumedang.
“Seneng lihat acara budaya seperti ini, ajak anak sama suami nonton ke Alun-alun,” kata Lilis.
Sementara Asep, dari kelompok paguyuban Asep Sumedang, mengaku sangat mendukung kegiatan peringatan Tatar Sunda tersebut. Menurutnya, kegiatan kebudayaan harus terus dilestarikan dan dikenalkan kepada anak muda.
“Setuju kalau diselenggarakan setiap tahun,” ujarnya.
Seorang penjual es teh di Alun-alun bernama Santi mengaku, sudah tiga galon air es teh yang terjual selama acara berlangsung, Sementara pada hari biasa umunya hanya habis satu galon.
“Alhamdulillah, kalau ada acara seperti ini penjualan naik banyak. Sering-sering saja acara seperti ini biar laku banyak,” ujarnya.
Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran diawali dengan acara mengarak Mahkota Binokasih, yang diiringi kereta kencana. Arak-arakan melintasi jalan utama Kabupaten Sumedang. (LAN).












